Sikka, Cerdaspost – Keluarga Besar TK Negeri V Mentari Utanwair, Nangahale menggelar perayaan Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) bersama pada Kamis, 09/01/2025.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah (Kepsek) TK Negeri V Mentari Utanwair, Maria Emilia mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh warga sekolah.
Ia mengajak agar semua yang hadir, baik para guru pendidik, orang tua siswa/ siswi juga kepada siswa/ siswi TK Negeri V Mentari Utanwair, Nangahale agar selalu penuh dengan kesyukuran pasca perayaan Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Pertama-tama marilah kita bersama-sama bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyelenggaraan-Nya sehingga pada hari ini kita bisa melaksanakan perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru bersama seperti yang sudah kita rencanakan. Selamat Natal tahun 2024 walaupun sudah lewat, dan Tahun Baru 2025,” ungkap Kepsek Emilia.
Kata Kepsek, kebersamaan selama ini hingga terselenggaranya perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru hari ini tentu tak terlepas dari wujud campur tangan Tuhan Yang Maha Esa.
“Terima kasih atas kebersamaan kita hari ini, karena cinta Kristus, cinta Allah yang menggerakkan kita sehingga rasa persaudaraan hadir bersama kita,” terang Kepsek Emilia.
Disela-sela sambutannya ia turut mengapresiasi keterlibatan seluruh orang tua wali, dimana mesti dalam berbagai kesibukan namun turut hadir dalam memeriahkan perayaan Nataru bersama.
“Momen hari ini bukan sekedar untuk merayakan Hari Raya Natal dan Tahun Baru bersama, namun sejatinya pula sebagai sebuah momen untuk memperkokoh kekeluargaan di tengah perbedaan kita bersama sebagai bangsa yang ragam perbedaan. Selain itu, momen ini pula agar bisa dijadikan energi positif dalam mempererat hubungan antara warga sekolah di tahun yang baru 2025,” katanya.
Dalam kesempatan itu pula ia mengajak seluruh siswa/ siswi agar terus giat belajar dan bermain. “Semoga di tahun baru ini anak-anak… kita lebih semangat dalam belajar dan bermain. “Setuju, setuju ka tidak?,” tanya Kepsek kepada siswa siswi sembari diikuti teriakan “setuju,” oleh para siswa/siswi.
“Jadi kita sudah janji dengan Ibu Guru e…, kita tetap semangat e…. Nanti ajak teman-teman yang lain yang masih ada di rumah bilang kita ke sekolah e…. Kita mau ke kelas satu sudah (Sekolah Dasar, red), kita lebih semangat lagi di tahun baru ini e…, supaya kita jadi anak yang pintar, jadi anak yang hebat, anak yang sopan, anak yang santun,” ajak Kepsek.
Dalam kesempatan itu pula kepada orang tua siswa siswi ia berharap agar selalu membimbing anak di rumah agar selalu giat dalam belajar dan selalu memotivasi anak agar rajin datang ke sekolah. Mesti persoalan reaksi anak terhadap bimbingan orang tua itu memiliki ragam pola perkembangan yang butuh adaptasi dari orang tua atau guru.
“Jadi itulah anak-anak, ada yang sudah mencoret-coret tembok, mencoret tembok-tembok di luar tapi ya… kita ikuti mereka punya mau. Dan itu keinginan mereka untuk berkembang. Baik mainan yang sudah di siapkan di sekolah di bongkar itu tidak apa-apa,” terang Kepsek memotivasi.
Ia mengajak, terkhusus kepada orang tua murid agar lebih memperhatikan proses belajar anak di rumah sebagai tempat belajar utama dalam mendidik anak menjadi lebih baik.
“Jadi di tahun yang baru ini kami atas nama lembaga mengajak kerja sama dari berbagai pihak, terkhusus para orang tua murid dalam memimpin, mendidik, mengarahkan anak-anak kita ke depan untuk menjadi lebih baik lagi demi masa depan anak bangsa,” tutupnya. (FAIDIN)






