Pemkab Pesisir Barat Sosialisasikan Implementasi SE Bupati dan Bentuk UPZ di OPD

Cerdaspost, Pesisir Barat  – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dra. Henny Yulistiani, M.M., secara resmi membuka kegiatan sosialisasi teknis implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 190 Tahun 2026 sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Lobby Lantai 1 Gedung A tersebut digelar pada Senin (04/05/2026), dan diikuti oleh perwakilan OPD serta pihak terkait.
Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, disampaikan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang memiliki peran besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Zakat dinilai mengandung nilai keadilan, harapan bagi yang membutuhkan, serta keberkahan bagi semua pihak.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya sinergi dalam pembangunan, di mana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memiliki peran strategis sebagai mitra dalam mengelola potensi zakat, infak, dan sedekah agar lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memandang zakat tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai gerakan bersama dalam membangun kepedulian, kebersamaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Potensi zakat di Kabupaten Pesisir Barat dinilai cukup besar, namun belum tergarap secara maksimal. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Baznas juga diingatkan untuk terus menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan transparansi, serta menjunjung tinggi profesionalisme guna meningkatkan kepercayaan publik.
Selain itu, pemanfaatan zakat diharapkan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, seperti untuk modal usaha, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga mampu membantu memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
Menutup sambutan, seluruh aparatur pemerintah dan pimpinan lembaga diajak menjadi teladan dalam menunaikan zakat, dimulai dari lingkungan kerja masing-masing, sehingga zakat dapat menjadi bagian dari kehidupan dan wujud nyata kepedulian sosial. (fani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Develop By: skripku.com