Kepala Desa Mekar Jaya Sukaman Bungkam Terkait Dugaan Pemotongan BPNT

Cerdaspost, Lampung Timur – Kepala Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Sukaman, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait dugaan pemotongan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di desanya.
Upaya konfirmasi dilakukan melalui panggilan telepon WhatsApp sebanyak tiga kali, tetapi tidak diangkat. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, status pesan menunjukkan centang dua berwarna biru—tanda telah dibaca—namun tidak mendapat balasan.
Sebelumnya, masyarakat Desa Mekar Jaya dihebohkan dengan dugaan pemotongan BPNT yang dilakukan oleh oknum pendamping dan aparat desa. Beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengungkapkan bahwa pemotongan ini sudah berlangsung selama beberapa tahun, dengan besaran berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per bulan.
Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa pihak desa, termasuk kepala desa dan sekretaris desa, diduga mengetahui praktik tersebut namun membiarkannya.
Pada pencairan bantuan periode Januari-Maret, KPM seharusnya menerima Rp 600.000, tetapi setelah dipotong Rp 20.000 per bulan, mereka hanya menerima Rp 540.000. Dana tersebut kemudian digunakan untuk menebus sembako seharga Rp 200.000 per bulan, yang terdiri dari beras 10 kg, gula pasir 0,5 kg, minyak goreng kemasan 1 liter, dan telur 1 kg.
Seorang anggota pendamping membantah adanya pemotongan dana bantuan dan menyebut Rp 20.000 tersebut sebagai biaya administrasi pencairan. Ia mengklaim bahwa Rp 10.000 otomatis terpotong saat gesek kartu, Rp 6.000 untuk admin pemilik ATM, dan Rp 4.000 untuk pendamping sebagai pengurus karena tidak mendapat gaji.
Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat yang berharap adanya tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengusut dugaan penyimpangan dalam penyaluran BPNT di Desa Mekar Jaya.
(Aan)
Penulis: Firman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Develop By: skripku.com