Lahan persawahan warga way mengaku mengalami kerusakan akibat curah hujan tinggi

Cerdaspost, Lampung Barat – Intensitas dan curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengguyur Kabupaten Lampung Barat, menyebabkan sejumlah lahan persawahan warga di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat mengalami kerusakan. Hujan deras yang terus menerus mengguyur menyebabkan air tidak dapat tertampung dengan baik, sehingga merendam area persawahan dan merusak tanaman padi yang baru saja ditanam. Minggu (12/1/ 2025).
Banjir yang melanda akibat meluapnya saluran irigasi dan aliran sungai kecil yang ada di sekitar kawasan persawahan, membuat sejumlah lahan sawah amrol dan terendam. Kondisi ini sangat merugikan para petani yang baru saja memulai musim tanam. Tanaman padi yang belum sepe nuhnya tumbuh, bahkan ada yang hanyut terbawa arus air.
Dari pantauan di lapangan, kerusakan terlihat di beberapa lokasi persawahan warga Kelurahan Way Mengaku, di antaranya di Atar Way Tuha, Atar Serdang Tengah, Atar Penganti, dan Atar Sindalapai. Di beberapa titik, air masih menggenangi lahan persawahan, membuat para petani khawatir akan gagal panen pada musim ini.
Akibat banjir ini, para petani di kawasan tersebut kini menghadapi ancaman kerugian besar. Selain tanaman padi yang rusak, tanah sawah yang terendam air dalam waktu lama juga berpo tensi menurunkan kualitasnya, mempengaruhi kesuburan tanah, dan memperburuk hasil pertain an di musim-musim mendatang.
” Tanaman yang baru kami tanam banyak yang rusak atau hanyut terbawa air. Kami berharap ada solusi jangka panjang untuk mencegah terjadinya banjir yang lebih parah,” ujar salah seorang petani setempat.
Selain itu, warga juga berharap agar pemerintah pusat maupun daerah memberikan perhatian lebih pada infrastruktur pertanian di wilayah mereka. Mereka menginginkan adanya program-program untuk meningkatkan ketahanan pertanian terhadap bencana alam, seperti pengembangan sistem irigasi yang lebih baik dan penerapan teknologi pertanian yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem.
“Semoga pemerintah bisa hadir lebih cepat dengan solusi jangka panjang, agar kami tidak lagi terancam kehilangan panen di musim-musim mendatang,” harap Mirzan petani di Atar Serdang Tengah.
Mengingat tingginya intensitas dan curah hujan yang mengguyur Kabupaten Lampung Barat dalam beberapa hari terakhir, Lurah Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Yusrin, SH., mengeluarkan himbauan kepada seluruh warga, khususnya para petani, untuk tetap waspada terhadap dampak bencana yang ditimbulkan.
Dalam himbauannya, Lurah Way Mengaku, Yusrin, SH.,, mengingatkan warganya untuk tetap berhati-hati dan menjaga kewaspadaan terhadap potensi bencana lanjutan akibat curah hujan yang masih tinggi. “Kami memahami bahwa kondisi ini sangat merugikan petani di wilayah kami. Oleh karena itu, kami mengimbau agar seluruh warga selalu memantau kondisi cuaca dan memperhatikan saluran irigasi di sekitar lahan persawahan. Jangan sampai ada penyumbatan yang bisa memperburuk genangan air,” ujarnya. (Bambang)
Penulis: FirmanEditor: Heri s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Develop By: skripku.com