DAERAH  

Prajurit Lanal Maumere Lakukan Pengawalan Dipulangkannya 721 Orang Pengungsi Korban Gunung Berapi Lewotobi Asal Nurebelen

Sebanyak 721 orang pengungsi korban Gunung Berapi Lewotobi Laki Laki asal Desa Nurebelen dipulangkan.

Flores Timur, Cerdaspost – Sebanyak 721 orang pengungsi korban Gunung Berapi Lewotobi Laki Laki asal Desa Nurebelen dipulangkan kembali kerumah mereka masing-masing pada Minggu 22 Desember 2024.

Sebanyak 721 orang pengungsi itu merupakan warga Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur yang sebelumnya melakukan pengungsian di Posko Pengungsian yang berada di Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara.

Jumlah tersebut termasuk diantaranya, pengungsi mandiri yang sebelumnya mengungsi di rumah sanak saudaranya di Desa Lewolaga.

Pemulangan warga asal Desa Nurebelen tersebut lantaran dinilai bahwa Desa Nurebelen merupakan salah satu desa yang berada di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB).

Selain itu, pemulangan ratusan warga Nurabelen tersebut lantaran atas kehendak para pengungsi yang mau dan bersedia untuk dipulangkan.

Atas kemauan ratusan warga tersebut sehingga sesuai kesepakatan pun di pulangkan kembali ke rumah kediamannya masing-masing.

Adapun pemulangan sekian banyak warga Nurabelen dari pengungsian ke kediamanya itu turut dilakukan pengawalan dan pengamanan oleh personel, diantaranya; Personel Lanal Maumere, Personil Kodim 1624/ Flotim dan Personil Polres Flores Timur, juga BKO Personil Polda NTT.

Sementara, pemulangan ratusan warga itu menggunakan Truk Lanal Maumere, Truk Dalmas Polres Sikka, Truk Samapta Flores Timur, Dump Truk BPBD, Truk Basarnas, Pick Up masyarakat serta Angkutan Umum dan disaksikan oleh Pejabat Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Dalam pemulangan para pengungsi tersebut turut dibekali dan mendapat diberikan logistik untuk kebutuhan beberapa hari ke depan. (FAIDIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Develop By: skripku.com