Melalui Program JKN, Keluarga Yohanes Sansimus Bisa Berobat Gratis Sesuai Kelas

Yohanes Sansimus (41), salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) salah satu warga dari Desa Wolokoli, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka.

Sikka, Cerdaspost – Yohanes Sansimus (41), salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku bersyukur atas keberadaan Program JKN yang dinilainya sangat memberi manfaat bagi masyarakat.

Yohanes Sansimus merupakan warga Desa Wolokoli, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka. Ia menyebut bahwa sebagai seseorang yang merupakan salah satu peserta JKN dirinya dan keluarga begitu merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN, terutama dalam memperoleh pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan (Faskes).

Pria dengan sapaan akrabnya Sansi ini merupakan peserta JKN yang terdaftar dalam segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Sebagai seorang sopir kendaraan umum dengan pendapatan per hari yang tidak menentu, Sansi merasa sangat terbantu karena ia dan ketiga anaknya bisa masuk dalam tanggungan sang istri yang saat ini bekerja sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Saat ditemui di Puskesmas Bola, Sansi sedang mengantarkan sang istri yang saat itu dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) akibat asam lambung dan gula darah yang saat itu naik.

“Saya kesini mengantar istri sakit. Sekarang sedang dirawat di ruang UGD. Gejalanya tadi pagi istri saya merasa pusing dan seluruh tubuhnya terasa lemas, jadi segera saya bawa ke Puskesmas. Syukurnya tadi waktu datang, istri saya langsung dilayani. Puji Tuhan, sekarang kondisinya sudah cukup membaik,” ujar Sansi. Kamis, (24/10/2024).

Sansi bercerita singkat tentang riwayat penyakit yang diderita sang Istri. Kata dia sang istri memiliki riwayat penyakit Diabetes dan Maag. Sehingga, setiap bulan sang Istri dianjurkan untuk berobat dan kontrol kesehatan di puskesmas secara rutin.

Selain dirawat di Puskesmas kata dia, berdasarkan surat rujukan yang diberikan oleh Dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sang Istri juga pernah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Tc. Hillers Maumere. Selain itu, bahkan terkadang kata dia sang istri juga pernah mendapatkan perawatan rawat inap.

“Istri saya punya penyakit diabetes dan maag, jadi memang setiap bulan rutin untuk berobat dan kontrol kesehatan di Puskesmas Bola. Kalau dapat rujukan dari Dokter di Puskesmas baru dibawa ke RSUD dr. Tc. Hillers Maumere. Kadang juga dapat perawatan rawat inap,” tambahnya.

Selain sang istri, Sansi dan anak-anaknya juga memanfaatkan Program JKN. Sansi mengaku ia dan anak-anaknya pernah berobat karena sakit demam, batuk, ataupun pilek dengan menggunakan Program JKN.

“Saya dan anak-anak juga pernah berobat menggunakan Program JKN, seperti ketika sakit demam, batuk, ataupun pilek,” tuturnya.

Selama berobat menggunakan Program JKN, Sansi mengaku mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik. Selain itu, pengurusan administrasi di Fasilitas Kesehatan (Faskes) ia mengaku tidak dipersulit. Mesti, perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja hingga ia dan keluarga langsung mendapatkan pelayanan kesehatan.

Ia merasa tenang karena dirinya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk berobat sebab semuanya gratis dan dilayani sesuai dengan hak kelasnya.

“Pelayanan kesehatannya baik. Pengurusan administrasinya juga tidak sulit. Cukup tunjukkan KTP saja sudah bisa dilayani. Saya juga tenang selama berobat dengan Program JKN karena tidak perlu keluarkan biaya berobat lagi. Semua dilayani sesuai dengan hak kelas saya” ungkap Sansi.

Terhadap Program JKN ia berharap kedepannya tetap berlangsung dan bagi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN bisa segera mendaftarkan dirinya menjadi peserta Program JKN.

“Saya harap Program JKN ini kedepannya tetap berlangsung. Untuk masyarakat yang belum menjadi peserta JKN, harapannya bisa segera mendaftarkan diri menjadi peserta Program JKN. Selain itu, semoga pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan juga dapat semakin ditingkatkan, seperti ketersediaan peralatan medis maupun tenaga medis agar kami tidak perlu jauh-jauh ke kota atau keluar daerah untuk berobat,” tutup Sansi. (Faidin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Develop By: skripku.com